Little Researcher
Doesn't matter what will be the final but more importantly, How the process
Senin, 14 Januari 2013
Para Penguji Kehidupan
Proyek ini dimenangkan oleh para bibit unggul yang cocok untuk masing masing sel telur
Proyek ini adalah untuk mereka si X dan si Y
Proyek bernama kehidupan
Minggu, 13 Januari 2013
Dua lelakiku
Rabu, 15 Juni 2011
Di kota bernama "Garut"
Jujur... walaupun kota Garut ini dekat dengan rumah saya, tapi kunjungan saya ke kota ini masih bisa dihitung sejumlah jari tangan. Sebelum kedatangan pertama saya kesini, saya membayangkan kalau Garut itu kota kecil (dan ternyata memang "kecil" :D ). Tapi, dalam kota kecil ini banyak menyimpan beragam keunikan. Kedatangan saya pertama kali waktu itu pada malam hari dan kesan yang tertangkap adalah bahwa kota ini "aman" dan "bersahabat". Di setiap sisi kota ini saya selalu bertemu dengan penduduk yang baik dan ramah tentu dengan logat bicaranya yang khas "Nyunda" ^_^. Dengan tangan terbuka mereka menyambut para pendatang ataupun pelancong yang memang sengaja bertandang untuk tamasya ataupun sekedar transit karena kehabisan bekal, jadi untuk para backpacker yang kebetulan nyasar ke kota ini tinggal datangi Masjid terdekat ^^v.
Selain penduduknya yang ramah, adat dan budaya mereka pun unik. Biasanya saya naik delman di kota-kota lain itu sistemnya seperti taxi. Delman itu saya sewa kemudian diantar kemanapun saya minta, berbeda dengan di Garut. Disini delman sistemnya seperti mobil angkot, tidak disewa perorangan tetapi ada trayek dan tarifnya. Delman itu juga "ngetem" menunggu penumpangnya penuh, jika memang tidak sedang terburu-buru waktu asik juga mencoba angkutan delman ini ;). Di kota Garut ini juga dikenal istilah "Asgar" yang ternyata adalah domba aduan yang ukurannya lebih besar dari domba kebanyakan. Konon katanya domba ini juga mempunyai tanduk (mohon dikoreksi jika saya salah, karena beberapa kali kesini belum sempat menonton pertunjukan ini). Dan memang selain ajang taruhan bagi si pemilik domba, "Asgar" juga menjadi pertunjukan yang khas dan dinanti di Garut ini.
Dari budaya, yuk kita jelajahi tempat-tempat yang recomended di Garut. Mungkin kalau kampung Sampireun sudah banyak yang tahu dan sudah banyak diulas ya, ataupun tempat pemandian Cipanas yang terkenal di Garut. Jadi, mungkin saya tambahin deh tempat yang asik juga di Garut untuk didatangi. Ada satu pasar yang sangat ramai di malam hari dan sepertinya keramaiannya terpusat disini, namanya pasar "Ceplak". Pasar ini terletak di tengah kota dekat dengan perkantoran Pemkot. Jika bingung mau makan dimana, di pasar Ceplak ini banyak pilihan hingga kue-kue juga banyak tersedia. Selain itu, ada yang namanya "Darajat Pass (DP)" berlokasi agak jauh dari kota Garut menuju ke Darajat. Mungkin kalau saya tidak dinas di tempat ini, saya juga ga akan pernah tahu tempat ini. Tapi sempat exciting juga karena perjalanan ke Darajat ini tidak sebentar dan memang karena menuju gunung sehingga jalannya berliku-liku. Tapi begitu sampai di Darajat Pass ini, hmm... pemandangannya betul-betul asri dan yang saya bingung kok digunung gitu wisatanya kolam renang yaa. Jika itu bukan air panas, saya tidak bisa membayangkan rasanya berenang di kolam itu, tapi kok ternyata banyak juga pengunjung kolam renang DP itu.
Ada satu yang menjadi ganjalan saya tentang Garut ini, di Garut ada sumber energi untuk pembangkit listrik yaitu tenaga panas bumi (Geothermal). Ada dua sumber yang sudah dieksplorasi, Kamojang oleh Pertamina dan Darajat oleh Chevron. Dengan adanya dua sumber energi ini seharusnya listrik yang dihasilkan lebih maksimal terutama untuk daerah Garut sebagai tempat sumbernya. Tetapi saya lihat, penerangan di Garut ini sangat minim, jangankan di pinggiran di kota Garutnya saja jika kita jalan-jalan di malam hari,lampu-lampu kotanya sangat redup. At least, kota ini bisa dijadikan alternatif untuk liburan dan bisa tidak kalah dengan puncak jika pemerintahnya mau menggali lagi potensi wisatanya. Yah daripada weekend bete bermacet-macet ria di Puncak dan Bandung, sekali-kali boleh juga liburan di Garut bareng keluarga ^_^
Selasa, 25 Januari 2011
For My Yulianto Kurniawan
Wahai lelaki yang runtuhkan egoku…
Awal pertemuanku denganmu biasa saja
Selayaknya hari bernaung langit terang berganti gelap
Selayaknya roda yang terus berputar pada porosnya
Tak terfikir untuk berpeluh di pelukmu
Wahai lelaki yang buatku tenang…
Bukan sekedar tulisan atau lisan yang terbuat
Bukan sekedar khayal atau mimpi yang terharap
Kurasakan setiap detiknya, detakmu perlahan mengisi hatiku
Serasa alam tlah mengantarkanmu padaku
Wahai naungan rinduku…
Mungkinkah memang dirimu jelmaan sosoknya
Sosok yang tlah lama kunantikan
Pribadi yang membuat hatiku tentram
Dekapan yang sungguh sangat kuidamkan
Wahai matahari terbenamku…
Berarak belaian mengusik senja
Menghangatkan setiap bait relungku
Sesederhana semburat di cakrawala
Membimbing mimpi menuju hariku
Wahai cinta terakhirku…
Aku bukanlah Khadijah ataupun Hajar
Yang sempurna dalam menjaga dan setia dalam sengsara
Aku hanyalah wanita akhir zaman
Yang berusaha menjadi perhiasan dunia
Sebagai wanita yang sholehah…
Senin, 29 November 2010
WANITA HEBATKU...

IBU...
Anugerah terbesar dari Engkau ya Allah...
Dilahirkan dari rahim seorang wanita hebat, kuat, tegar dan bersahaja
Darinya aku belajar tentang CINTA, cinta yang tulus dan ikhlas
Sering ku melihat peluh letihnya tapi tak satupun keluhan keluar dari bibirnya
Jalan yang begitu berat dilaluinya hanya untuk MEMBESARKAN aku
Ketika jalannya seakan buntu, ia melihatku kemudian tersenyum, berdoa kepada Engkau memohon ditunjukkan jalan
Terpancar kebahagiaan dari raut wajahnya jika melihatku tertawa
Berpendar kesedihan ketika menatapku menangis tersedu
Pun tak membuatnya lemah, tetap tegak berjalan membimbingku
Kekuatan tiada tara yang Engkau anugerahkan kepadanya...
Air mata yang Engkau berikan menjadi obat bagi setiap luka yang tertoreh
Perjuangannya hanyalah untukku, hingga kepentingannya sering terabaikan
Ia memilih untuk mengorbankan kesenangan hidupnya demi hidupku
Sendiri tertatih mencari RidhoMu agar aku bisa tercukupi dan berhasil
Gunjingan orang lain tak diindahkannya, justru semua itu menjadikan pemicu
Yang aku tahu, hanya Engkau teman curahan hatinya ketika ia mulai terpuruk
Ketika yang lain terlelap, ia selalu memanjatkan doanya kepada Engkau
Karena hanya pada Engkau, ia bisa memperlihatkan kelemahannya
Di depanku dan semua orang, senyum terindahlah yang ditunjukkannya
Di tengah keterbatasannya, ia selalu ingin mendidik dan membimbingku secara sempurna
Tak muluk harapannya, hanya ingin melihatku tumbuh sholehah menjadi pribadi yang matang
Gemblengan yang diberikannya bukan karena ingin menyiksaku, aku bisa merasakan kasih sayangnya yang begitu dalam
Harapannya di dunia ini hanyalah aku, anak yang selalu dibanggakannya
Tapi ia tak pernah mengajarkanku untuk takabur dan sombong
Selalu rendah hati, berbuat baik dan bisa bermanfaat bagi sesama
Menunjukkan ketegaran dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan ini
"Hadapilah saat sekarang ini karena hanya saat ini yang kita punya, isilah sebanyak mungkin dengan kebaikan agar ketika sudah menjadi masa lalu kita tidak akan menyesalinya sedangkan masa nanti itu tidak pasti akan datang maka mintalah selalu yang terbaik kepadaNya" Pesan yang tak pernah bosan ia ingatkan padaku
Saat ini, ketika anak yang diperjuangkannya ini sudah bisa mulai ia lepas sendiri
Bimbingan dan dekapannya selalu mengiringi kapanpun aku membutuhkannya
Dia mempercayakan padaku untuk menyelesaikan semua masalah dan ujian hidupku sendiri
Menurutnya pencarian solusi adalah proses pendewasaan diri agar aku bisa naik ke tahapan hidup berikutnya
Keegoisan kadang membuatku lupa, aku sibuk berkutat dengan urusanku sendiri
Melupakan ia yang juga membutuhkanku sebagai sandarannya karena yang dimilikinya hanyalah aku
Aku sering melupakan itu, kepedihan hatinya sering tak terbaca olehku
Durhakakah aku? Allah ampunilah aku...
Hanya wanita hebat ini yang paling berarti dalam hidupku, ia adalah kekuatanku
Berkat doa dan bimbingannya, aku bisa seperti sekarang ini berjalan meniti hidup
Aku bermunajat kepada Engkau ya Allah...
Lindungilah selalu ia dalam berkah dan kasih sayangMu
Tiada daya dan kuasaku untuk menentukan apa yang terbaik untuknya
Hanya upaya dan doa yang bisa kuiringi untuknya
Hidupku hanya kupersembahkan untuk membahagiakannya
Kalau boleh memilih, inginku menghabiskan sisa hidupku hanya untuk menemaninya
Dan jika harus kujalani dengan teman hidup lain, aku hanya memohon kepada Engkau
Untuk memberikan kesholehan hati padanya agar bisa menyayangi wanita hebatku seperti aku menyayanginya. Amin
Aku mencintaimu, Wahai Wanita Hebatku... Ibu
Selasa, 23 November 2010
When you feel like a child
When you feel like a child, give something with no reason
When you feel like a child, always have a more than word to say
When you feel like a child, ask anything with no fear
When you feel like a child, be brave to face up all of the adventures
When you feel like a child, many people will care and help you
When you feel like a child, can run to whole world
When you feel like a child, no word for surrender
Rabu, 13 Oktober 2010
Cinta Khayalan

Dentuman kasih bergetar menjalari nadi
Sengal nafasmu terasa dalam ingatku
Diriku yang membayangkan sosokmu
Diam menunggumu dalam harap
Mungkinkah kau tiba-tiba hadir mengisiku
Setiap inci dirimu kukhayalkan
Tuhan, datangkanlah dia
Penat, lelah, jenuh kulalui jalan ini
Mungkinkah dirimu ada di ujung sana
Siap mendekapku dalam hangat
Ah, semangat itu tinggi lagi
Tidak bisakah kau menemaniku sekarang
Menggenggamku untuk melewati semua
Memberiku nafas untuk bertahan
Menghapus setiap bulir air mataku
Aku memanglah pengkhayal sejati
Dan memiliki jiwa pemimpi yang tinggi
Ketiadaanmu bahkan bisa menyemangatiku
Cinta suci yang selalu kuidamkan
Tegar hatimu namun kelembutan yang kurasa
Tinggi kasihmu tapi jemariku selalu bisa menggapainya
Walaupun keras usahamu, pelukmu selalu hangat terasa
Siluet dirimu sangatlah mempesonaku
Lama ku mencarimu dalam nyata
Berbagai jalan kupilih demi temukanmu
Belum ada yang seindah dirimu
Sepertinya terlau jauh sudah kuberharap
Aku berdoa sepanjang umurku ini
Semoga ada kesempatan untukku bertemu
Inginku berharap lebih dari sekedar itu
Tapi dalam ingat pun cukup bagiku
Wahai Cinta Khayalanku...


