Wahai lelaki yang runtuhkan egoku…
Awal pertemuanku denganmu biasa saja
Selayaknya hari bernaung langit terang berganti gelap
Selayaknya roda yang terus berputar pada porosnya
Tak terfikir untuk berpeluh di pelukmu
Wahai lelaki yang buatku tenang…
Bukan sekedar tulisan atau lisan yang terbuat
Bukan sekedar khayal atau mimpi yang terharap
Kurasakan setiap detiknya, detakmu perlahan mengisi hatiku
Serasa alam tlah mengantarkanmu padaku
Wahai naungan rinduku…
Mungkinkah memang dirimu jelmaan sosoknya
Sosok yang tlah lama kunantikan
Pribadi yang membuat hatiku tentram
Dekapan yang sungguh sangat kuidamkan
Wahai matahari terbenamku…
Berarak belaian mengusik senja
Menghangatkan setiap bait relungku
Sesederhana semburat di cakrawala
Membimbing mimpi menuju hariku
Wahai cinta terakhirku…
Aku bukanlah Khadijah ataupun Hajar
Yang sempurna dalam menjaga dan setia dalam sengsara
Aku hanyalah wanita akhir zaman
Yang berusaha menjadi perhiasan dunia
Sebagai wanita yang sholehah…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar