Minggu, 13 Juni 2010

Favorit

Betapa banyaknya hal-hal dan kejadian yang dilalui selama hidup, pasti kita semua punya saat atau tempat favorit yang selalu jadi dambaan ketika mengalami guncangan atau liku hidup, hayoo ngacung coba yang ga punya??? :D Saat-saat tersebut akan menjadi memori indah yang membuat kita ingin berkali-kali mengalami saat-saat itu.

Saya termasuk orang yang menikmati hidup apapun itu baik atau buruk, tapi boleh dong saya juga punya saat-saat dan tempat favorit :) terus terang saja hal yang paling saya senangi adalah ketika bepergian dengan menggunakan kendaraan umum (bisa bis atau kereta, kalau pesawat saya baru 1 kali naik pesawat dan tidak bisa menikmatinya hehe katrok) kemanapun tujuan saya dan sendiri, semakin jauh semakin menikmati saya. Dikala saya sedang gundah atau pikiran dan hati lagi ngaco, saya selalu ingin menenangkan diri dengan naik bis entahlah kemana, karena tujuan menjadi tidak penting lagi tapi dari perjalanannya itu membuat saya banyak belajar dari kehidupan dinamika jalanan. Di Jalanan, saya bisa melihat kesenangan, kesedihan, kekeluargaan, kesusahan dan banyak lagi warna yang bisa membuat hati saya merasakan sensasi hebat akan perasaan yang silih berganti dengan cepatnya.

Jika banyak orang juga memilih untuk berkendaraan dengan kendaraan pribadi (yang membuat tingkat kemacetan dan polusi negara ini bertambah) dengan alasan kenyamanan dan keamanan, maka lain halnya dengan saya (saya abnormalkah?). Dengan berkendaraan pribadi, maka menghilangkan kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang yang hebat karena mampu menempuh perjuangan di kerasnya dunia jalanan, merasakan betapa kecilnya kita maka kita akan bersyukur dengan ikhlas dan kerendahan hati, ikut berjuang sehingga akan menguatkan diri dan sosialisasi kita yang ternyata lebih sulit ketika kita bertemu orang yang tidak dikenal di jalan serta harus berpikir positif, beribadah dan berbuat baik karena banyak hal yang bisa membuat kita bermanfaat untuk orang lain khususnya yang membutuhkan dan masih banyak pelajaran lain yang dapat diambil dari dunia jalanan.

Saya bersyukur selalu bertemu orang-orang baik dan hebat, ketika perjalanan malam pun banyak orang-orang tua yang tidak segan-segan membagi ilmunya. Mereka bercerita tentang sejarah dan perjuangan yang menjadikan mereka kuat dan menurut saya mereka sangat sukses, sukses bermanfaat untuk orang lain walaupun bukan sukses menjadi orang besar atau orang kaya tapi disitulah kesuksesan sejati. Serta menyaksikan para pedagang asongan, pengamen, peminta-minta yang menjadi satu keluarga karena senasib seperjuangan, disaat mereka juga membutuhkan tetapi jika ada teman yang membutuhkan mereka akan menolong. Dari situlah saya belajar bahwa memberi/membantu disaat kita juga membutuhkan merupakan keikhlasan tertinggi yang tidak semua orang mampu melakukannya. Jadi kapan yuuk kita jalan-jalan lagi ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar